Menghitung biaya bahan bangunan: ongkos angkut adalah pos utama, bukan pos tambahan
Membedah biaya beton, bata dan komponen pracetak: bahan bakunya murah tetapi sangat berat, sehingga ongkos angkut menurut berat dan jarak sering lebih besar daripada biaya pengolahannya.
Industri ini membalik urutan yang biasa: pada enam industri sebelumnya ongkos angkut adalah pos kecil dan bahan adalah pos besar. Di sini **bahannya murah tetapi sangat berat**, sehingga ongkos angkut sering lebih besar daripada biaya pengolahannya.
Akibatnya: dua produk yang sama persis punya biaya berbeda tergantung **dikirim sejauh apa** — dan tabel biaya harus menuliskan jarak yang diandaikan.
Ongkos menurut berat dan jarak
Berbeda dari mebel yang kendaraannya penuh karena kehabisan tempat, di sini kendaraan penuh karena **kehabisan tonase**. Jadi jumlah produk per rit ditentukan berat, sedangkan ongkos satu rit tergantung jaraknya.
Isi dua kolom: ongkos satu rit dan jumlah produk per rit. Tetapi tuliskan di bagian pembuktian **ongkos itu untuk jarak berapa** — kalau tidak, angkanya tidak bisa dibandingkan dengan pabrik lain.
Waktu pengerasan memakan tempat, bukan memakan tenaga
Beton dan komponen pracetak butuh waktu perawatan sebelum bisa dikirim. Waktu itu tidak memakan upah orang dan tidak memakan jam mesin — tetapi ia **memakan luas lahan** dan mengikat modal.
Kalau lahan adalah barang langka di pabrik Anda, itu bottleneck yang nyata, dan barulah perbaikan yang memperpendek waktu menempati lahan menghasilkan uang. Kalau lahannya berlebih, memperpendeknya tidak menghasilkan sepeser pun — persis keadaan yang dibahas tulisan tentang bottleneck.
Sepuluh pos — tiga titik yang perlu diperhatikan
| Pos | Kekhasannya |
|---|---|
| Bahan | Komposisi campuran menurut berat: semen, pasir, batu, bahan tambah, air. Ambil menurut komposisi yang benar-benar dijalankan, bukan menurut rancangan awal kalau keduanya berbeda |
| Pengiriman | Pos besar, dihitung menurut berat dan jarak. Jarak yang diandaikan harus dituliskan |
| Overhead | Luas lahan perawatan biasanya pos overhead terbesar di industri ini |
Tujuh pos sisanya — mesin, tenaga kerja, perkakas, barang cacat, rework, subkon, kemasan — dihitung menurut cara umum yang diuraikan tulisan industri lain. Khusus rework biasanya tidak berlaku: produk yang sudah mengeras, kalau cacat ya cacat.
Panduan terkait
- Barang besar: ongkos angkut membayar ruang, bukan berat
Mengapa ongkos angkut satu produk mebel tergantung jumlah produk per rit, cara mengubah ongkos menjadi per satu produk, dan mengapa kemasan datar sering lebih murah meski menambah pekerjaan.
- Menghitung biaya produksi pangan olahan: sepuluh pos menurut urutan produksi
Membedah biaya satu produk pangan olahan menurut urutan proses: bahan baku dan susut bertingkat, bahan tambahan, sanitasi antar batch, barang kedaluwarsa, kemasan, rantai dingin dan pengiriman.