Lompat ke konten utama

Biaya pokok listrik dan air: susut jaringan menggantikan produk cacat

Menguraikan biaya pembangkitan listrik dan penyediaan air dalam sepuluh kategori: energi terbarukan bisa berbiaya bahan bakar nol, dan susut terjadi sebagai persentase total pasokan, bukan per unit.

Diperbarui

Satuannya per kWh (listrik) atau per m³ (air). Contohnya pembangkitan listrik; penyediaan air mengikuti struktur yang sama.

Urutan

  1. Pengadaan bahan bakar atau air baku
  2. Pembangkitan atau pengolahan
  3. Penaikan tegangan atau pemompaan
  4. Transmisi dan distribusi
  5. Pencatatan meter dan penagihan
  6. Pemeliharaan

Dua kekhususan

1. Bahan bakar — bisa nol

Di PLTU bahan bakar adalah pos terbesar, tetapi PLTS dan PLTB tidak memilikinya; hampir semua biaya adalah penyusutan dan pemeliharaan. Isi "0" dengan tegas, jangan dikosongkan, supaya berbeda dari lupa mengisi.

2. Susut jaringan — persentase total pasokan

Sebagian energi hilang sebelum sampai ke pelanggan. Ini bukan cacat per unit, melainkan persentase total; isi sebagai tingkat susut terhadap energi yang dikirim dan lihat biaya per energi terjual.

Pos lain

Alat (pembangkit, gardu induk — milik sendiri, umur panjang), upah (operator, teknisi), bahan habis pakai (filter, pelumas; bahan kimia pengolahan air bisa dimasukkan ke material), jasa luar (inspeksi berkala, overhaul), pekerjaan ulang (pemulihan setelah padam), angkutan (bahan bakar), overhead (pengaturan sistem, catat meter, kantor).

Panduan terkait

Langkah berikutnya

Setelah membacanya, cara tercepat melihat angka Anda sendiri adalah mengetikkannya. Tanpa akun, tidak ada yang disimpan.

Hitung dengan angka Anda sendiri

Dan kalau setelah membaca Anda sadar sudah pernah melakukannya: tinggalkan di sini, agar orang berikutnya tidak perlu menempuh jalan yang sudah Anda lalui.

Terbitkan sebuah kasus
Biaya pokok listrik dan air: susut jaringan menggantikan produk cacat | costdown.org